Sekolah Aman dan Siaga Bencana

Sekolah Aman dan Siaga Bencana (SASB) adalah sebuah prakarsa membangun kesiapsiagaan sekolah/madrasah dalam mengantisipasi dan mengelola ancaman sehingga dapat meminimalkan risiko atau dampak bencana; dilakukan secara sistematis, terukur, komprehensif, dan berkesinambungan melalui penguatan pengetahuan dan sikap, implementasi rencana tanggap darurat, kebijakan kesiapsiagaan sekolah, dan sistem peringatan dini sekolah, serta kemampuan memobilisasi sumber daya sekolah, sebelum, saat, dan sesudah bencana datang.

SASB bertujuan membangun budaya siaga dan budaya aman di sekolah, serta membangun ketahanan dalam menghadapi bencana oleh warga sekolah; secara khusus kepada anak/murid, pendidik, tenaga kependidikan, dan para pemangku kepentingan lainnya, dan secara umum kepada masyarakat luas.
Hotline: 08 124 124 9993 (Whatsapp)

PAKET LAYANAN

PAKET 1PAKET 2PAKET 3
Kerangka Kerja Sekolah Aman dan Siaga Bencana
Kegiatan Workshop 1 hari untuk membedah “Manajemen Penanggulangan Bencana, Kebijakan PRB dalam sektor pendidikan di Indonesia, dan Kerangka Kerja Sekolah Aman dan Siaga Bencana“.

Investasi: Rp 3.500.000,- untuk kegiatan 1 hari (4 JP) dengan 20 partisipan

Benefit: Buku Panduan, Piagam Kepesertaan, Teori dan pengetahuan dari narasumber yang berpengalaman, Bahan Bacaan/Materi Presentasi

Pengkajian Risiko Bencana Sekolah Partisipatif

Kegiatan secara partisipatif untuk mengidentifikasi dan menilai ancaman, kerentanan, kapasitas, dan risiko bencana di sekolah.

Investasi: Rp 5.900.000,- untuk kegiatan 2 hari (8 JP) dengan 20 partisipan

Benefit: Teori dan Praktik Pengkajian Risiko Bencana dari Fasilitator yang Berpengalaman, Dokumen Profil Risiko Bencana Sekolah, Buku Panduan, Bahan Bacaan/Materi Presentasi.

Penyusunan Rencana Kedaruratan Sekolah dan Simulasi Bencana
Kegiatan penyusunan rencana kedaruratan bencana sekolah dan simulasi.

Investasi: Rp 9.900.000,- untuk kegiatan 3 hari (13 JP) dengan 20 partisipan

Benefit: Dokumen Rencana Kedaruratan Sekolah, Teori dan Praktik Penyusunan Rencana Kedaruratan Sekolah dari Fasilitator yang Berpengalaman, Praktik Simulasi Bencana, Rambu dan Peta Evakuasi, Buku Panduan, Bahan Bacaan/Materi Presentasi.

PENGALAMAN KEGIATAN

Bimbingan Teknis Dukungan Psikososial bagi Guru Pendidikan Menengah, 2018
Kerjasama dengan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dilaksanakan di Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah, Desember 2018. Peserta: SMAN 1 Balaesang, SMAN 2 Balaesang, SMAN 3 Balaesang, SMAN 1 Balaesang Tanjung, SMAN 1 Sojol, SMAN 1 Dampelas, SMAN 2 Dampelas, SMAN 1 Sirenja, SMAN 2 Sirenja, SMAN 1 Sindue Tobata, SMAN 1 Sindue, SMAN 1 Banawa Tengah, SMAN 1 Banawa, SMAN 1 Banawa Selatan, SMAN 1 Rio Pakava, SMKN 1 Sojol Utara, SMKN 1 Balaesang, SMKN 1 Terpadu Sindue, SMKN 1 Sindue Tobata, SMKN 1 Banawa, SMKN 2 Banawa, SMKN 1 Banawa Selatan, SMKN 1 Labuan, SMKN 1 Rio Pakava
Fasilitasi dan Dukungan Teknis Implementasi Program Sekolah Madrasah Aman Bencana
  • SLBN 2 Yogyakarta, Agustus-November 2018, Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
  • SMPN 28, Surabaya, Jawa Timur, Oktober-November 2018, Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
  • SMPN 2 Solok Selatan, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, September-November 2018, BNPB
  • SMKN 2 Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, Agustus-Oktober 2018, BPBD DIY
  • SDLB Yayasan Kesejahteraan Tunanetra Islam di Yogyakarta, September-November 2017, Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
  • SD 77/Mukai Tinggi, Kabupaten Kerinci, Jambi, Agustus-November 2017, BNPB
  • SDN Kejambon 2, Kabupaten Sleman, 2017, BPBD DIY
  • SDN Sidomulyo IV, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Agustus-November 2016, BNPB
  • MIN Sidoharjo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Agustus-November 2016, BNPB
  • SDN Srunen, SDN Glagaharjo, SDN Bronggang, SDN Banaran, SD Muhammadiyah Cepitsari, Kabupaten Sleman, 2016, BPBD DIY
  • SDN 18 Kota Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Oktober-November 2015, BNPB
  • SMKN 1 Nglipar, Kabupaten Gunungkidul dan SDN Glagaharjo, Kabupaten Sleman, BPBD DIY
  • SMKN 1 Cangkringan dan SMP Taman Dewasa, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, November 2015, BPBD Sleman dalam Kerangka Program Inisiasi Sister School

Peningkatan Kapasitas untuk Guru Sekolah Dasar
Pelatihan Disaster Awareness and Safe Community untuk Guru Sekolah Dasar, Tana Toraja, Sulawesi Selatan, kerjasama Church World Services Indonesia dengan Januari 2015
Pelatihan Pengintegrasian PRB ke Dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
Kerjasama dengan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga DIY, untuk penyusunan bahan ajar dan pelatihan pengintegrasian PRB ke dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (TK, SD, SMP, SMA/SMK, SLB) bagi guru di Provinsi DIY, Juli 2012

Pengembangan Sekolah Siaga Bencana dan Integrasi Pengurangan Risiko Bencana dalam Kurikulum Sekolah Dasar
Kerjasama dengan Plan International Indonesia, dilaksanakan di enam Sekolah Dasar di Kecamatan Piyungan and Pleret, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, yaitu SD Brajan, SD Putren, SD Muhammadiyah Pandes, MIN Jejeran, SD Payak dan SD Cepokojajar, September 2009-Juli 2010
SEKILAS TENTANG SASB